Thursday, 16 August 2018

[REVIEW INDONESIA] Am+pm Ultra Soothing AD Cream

Hello guys, welcome back to another "Naruko" review series. Why I said Naruko? Because am+pm is actually a sister brand of Naruko along with NRK and Jingcheng. Am+pm targets more specific skincare issues and it's more "derm"-like skincare while Naruko is more suitable for common use (I don't know if it's true, but I see it like that. IMO). Nah masih ingat ga foto flatlay dibawah ini? Betul, ini masih bagian dari produk Naruko yang sudah saya review duluan. Buat yang belum baca, bisa klik disini ya.




Masih menyambung review Naruko yang kemarin, jadi saya diberi kesempatan untuk milih beberapa produk yang bisa aku coba. Selain Naruko Rose & Aqua Cubic HA Toner, saya ga mau ketinggalan untuk nyobain produk dari sister brand Naruko, yaitu Am+pm. Buat kalian yang belum familiar, brand ini berasal dari Taiwan dan lumayan terkenal karena produknya yang bagus sekaligus terjangkau harganya. Untuk Am+pm sendiri yang terkenal sih sebetulnya rangkaian produk Mandelic Acidnya, produk lainnya kurang kedengaran dan bahkan reviewnya agak sulit dicari, salah satunya produk ini bahkan kayaknya ga ada reviewnya deh....

Kenapa saya pilih produk ini? Jawabannya simple. Karena kulit saya yang mudah sekali jerawatan, saya memang senang pilih dan pakai produk-produk yang ada embel "soothing/calming/healing" karena asumsi saya bisa banget nih saya pakai pas kulit lagi radang ataupun pas lagi jerawatan merah-merah. Nah tapi kalau kita baca, produk ini sebetulnya ditujukan untuk kulit yang cenderung kering dan sensitif (Saya kulit kombinasi, btw). "Objective Efficacy: moisturizing repair, soothe dried fine lines, especially recommended for very weak dry sensitive skin."
Tapi berhubung juga produk yang lain nampaknya kurang cocok dengan kondisi kulit saya, saya memberanikan diri nyobain cream ini.






Apa ini?
Cream yang telah teruji secara dermatologi dan bebas paraben. Produk ini berfungsi sebagai bahan penghidrasi kulit secara intensif, mengunci kelembaban dan mencegah kulit kering dan mengelupas, juga menutrisi dan menjaga kulit agar tetap sehat.

  • Menghidrasi secara intensif dan memperbaiki untuk kulit sensitif
  • Mengunci kelembaban dan mencegah kulit kering hingga mengelupas
  • Bebas pengawet dan bahan tambahan artifisial untuk mengurangi resiko iritasi
  • Formulasi lembut untuk menyejukkan dan menenangkan kulit
  • Menutrisi dan menjaga kulit tetap lembab
  • Meningkatkan perlindungan kulit
  • Menjaga kulit tetap sehat dan bebas kekeringan maupun rasa gatal
  • Memperbaiki dengan intensif dan memudarkan garis halus yang kering

Volume: 60 gr

Kandungan?
Purified Water (Aqua), Caprylic/Capric Triglyceride, Hydrogenated Polyisobutene, Hydrogenated Polydecene, Glyceryl Stearate, Propanediol, Cetearyl Alcohol, Glycerin, PEG-100 Stearate, Cyclopentasiloxane, Panthenol, Sodium Levulinate, Dimethicone, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylates Crosspolymer, p-Anisic Acid, Triethanolamine, BHT, Propylene Glycol, Disodium EDTA, Sodium Hyaluronate, Sea Salt, Centella Asiatica Leaf Extract, Phospolipids, Stearoyl Inulin, Tocopherol, Helianthus Annuus (Sunflower) Seed Oil




Nah ini creamnya dikemas dalam bentuk tube yang sangat memudahkan dan lebih higienis ketimbang jar. Hanya ada satu ukuran 60ml tapi menurut saya ini bakal lama habisnya (kalau buat saya sihh hahaha). Kemasannya seperti produk Am+pm lainnya, sangat khas dengan desain minimalis klasik dengan foto dokter di depannya. Selain itu, produk ini disegel, jadi kalau kalian beli produk ini tapi ternyata tidak ada segelnya, wah kudu hati-hati ya!



Nah, sebelum saya bahas lebih lanjut tentang performanya, saya sudah kasih lihat gimana teksturnya dan ketika sudah diblend ya. Menurut saya untuk kulit kombinasi saya, cream ini agak thick dan terasa emollient (menurut saya karena cream ini mengandung dimethicone agar bisa mencapai harapan sesuai fungsinya untuk "mengunci" kelembaban). Ketika digunakan rasanya sebagian produk ada yang masih duduk di atas kulit saya jika pemakainnya salah atau kebanyakan, butuh usaha lebih untuk blending dan terus sambil tepuk-tepuk agar cream bisa menyerap. Cream ini sendiri sangat mudah diratakan, lembut, dan setelah rata terasa efek lembabnya. Awal-awal mungkin lengket tapi kalau sudah terserap bukan lengket tapi lembab rasanya. Cream ini dimana memang ditujukan bagi kulit sensitif tidak memiliki wangi artifisial sama sekali tapi ada bau sedikit seperti obat dan warnanya putih seperti nampak pada foto.

Jujur saya pakai cream ini tidak rutin, kalau memang saya merasa kulit saya bermasalah saja baru saya pakai dan hanya di malam hari mengingat takut greasy (balik lagi kalau salah pakai atau kebanyakan bisa greasy) dan sekaligus untuk malam hari karena cream dapat bekerja dengan maksimal. Sejauh ini pengalaman saya dengan cream tidak ada masalah atau menyebabkan jerawat baru malah cream membantu meredakan kulit yang sedang marah seperti klaimnya, saya rasa ini bisa jadi pertolongan pertama kalau kulit sedang ngambek/sensitif/iritasi karena banyak faktor dan saya rasa juga lebih cocok untuk kulit kombinasi ke kering. You guys who have drier skin or even sensitive should try, it does a great job!

Harga? Rp 260.000

Beli dimana? www.shopee.co.id/beautyessentialgroup dan gunakan kode "BEAUGEGE" untuk dapatkan diskon 15% minimal pembelian Rp 100.000! Make sure you do check the other products, Naruko and her sisters produce great products you don't wanna miss :)



xx
Graciella // @gegeciella
Check my channel : https://linktr.ee/gegeciella

{ #gegeciellaskincare || #gegeciellareview}

Tuesday, 14 August 2018

[REVIEW INDONESIA] Tiff Body Coconut Lip Kit (Coconut Lip Sleeping Balm & Lip Polish) , Mask, Soap, Rose Water

Hi semuanya, kali ini review produk agak sedikit berbeda karena bukan cuma skincare saja yang saya mau review, tapi juga lip care. Produk yang akan direview kali ini merk lokal lho. Kayaknya lip care Tiff Body ini udah terkenal banget gak sih? Nah karena seterkenal itu saya jadi semakin penasaran untuk coba. Kalau kalian belum tau, Tiff Body itu merk lokal yang selain jual lip care ini, mereka juga ada jual coffee scrub, masker, rose water, sabun dll. Yuk cek ke instagramnya @Tiff_body :)


Tiff Body x Sacre Skin Limited Edition Coconut Lip Kit 
(Coconut Lip Sleeping Balm & Lip Polish)




Tiff Body Coconut Lip Sleeping Balm & Lip Polish yang dibuat dari bahan dasar kelapa berfungsi untuk mengangkat kulit mati pada bagian bibir (lip polish) dan menutrisi serta melembabkan bibir (lip sleeping balm). Selama ini saya jarang scrub bagian bibir karena lip scrub yang saya punya dari Aritaum mengandung jahe yang membuat saya kurang nyaman ketika memakainya oleh karena itu kebetulan banget saya bisa cobain lip scrub dari Tiff Body yang kandungannya kelapa.




Cara penggunaan untuk lip polish ini dengan menggosoknya pada bagian bibir yang bersih (bebas makeup) lalu dibilas dan kemudian dilanjutkan penggunaan lip sleeping balm. Penggunaan lip polish disarankan hanya 2x seminggu saja dan jangan menggosok terlalu keras. Berbicara mengenai tekstur lip polish memang kasar karena berbentuk butiran gula pasir yang cukup besar namun karena tujuannya adalah mengeksfoliasi, beberapa butiran saja sudah cukup untuk satu kali pakai. Kekurangannya menurut saya dari segi packaging lip polish berbentuk jar sehingga kurang higienis.

Lip sleeping balm sendiri meskipun namanya "sleeping" tapi bisa digunakan sebagai lip balm pada siang hari. Saya suka kemasan lip sleeping balm Tiff Body yang dalam bentuk tube sehingga sangat mudah dibawa-bawa dan praktis. Dibanding lip balm lain yang saya pernah coba, Tiff Body lip balm ini termasuk yang terjangkau namun efektif, saya suka banget! Cara pakai lip sleeping balm ini kalau saya, saya jadikan lip balm untuk siang hari dan saya pakai terus menerus, habis makan pakai, kalau sudah hilang pakai lagi, dan dengan cara itu bibir terlindungi dari kekeringan sepanjang hari!


perubahannya nyata ya!
Biasanya, perubahan instan seperti pada foto memang terjadi setelah menggunakan kedua produk sekaligus. Namun kalau pengalaman saya, si "after" bertahan hanya sementara, besoknya bibir masih agak kering namun sudah menunjukkan tanda-tanda regenerasi kulit hingga beberapa hari kedepan kulit mati yang mengering itu kemudian copot dan bibir akan kembali lembut.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Selain lip care, saya juga berkesempatan untuk mencoba produk lainnya dari Tiff Body, antara lain ada Rose Water, Calendula Buttermilk Soap, dan Fleur de Terre Pore Minimizer Mask. Sebetulnya untuk rose water dan pore minimizer mask saya sudah pernah beli dulu sehingga sudah pernah pakai tapi untuk yang calendula soap baru pertama kali. Yuk langsung simak!


Tiff Body Fleur de Terre Pore Minimizer Mask

Fleur de Terre ini seperti tertulis pada kemasan, merupakan pore minimizer mask atau masker pengecil pori-pori. Ets, tapi jangan senang dulu, mohon maaf nih ya kalau saya menggagalkan senang kalian tapi pori-pori sebetulnya tidak bisa mengecil, namun pori yang bersih dan kulit yang sehat dapat terlihat "poreless" atau tidak berpori atau berpori kecil. Oleh sebab itu tujuan penggunaan masker ini sendiri lebih kepada membersihkan pori-pori dan membuatnya nampak kecil hehehe.

Masker ini terbuat dari french yellow clay dan memiliki kandungan chamomile dan calendula yang baik untuk menenangkan dan mengademkan kulit sehingga menurut saya masker ini pas banget dipakai kalau kulit terasa lagi iritasi atau di cuaca panas gini. Masker ini berbentuk bubuk yang ga bisa langsung dipakai begitu saja tapi harus dicampurkan dulu dengan air agar teksturnya mengental dan bisa diaplikasikan pada kulit. Berhubung bubuk, hati-hati ketika membuka packagingnya ya berhubung jarnya juga tidak terlalu tinggi. Oh ya, jangan lupa sebelum menggunakan masker ini kulit wajah harus sudah bersih dulu! 



Size: 50 gr

Masker ini memiliki aroma chamomile yang menenangkan, berwarna kuning kehijautuaan namun akan berubah warna menjadi lebih muda ketika masker mengering di wajah. 
Bagaimana cara penggunaannya? Biasanya saya gunakan masker ini dengan rose water dari Tiff Body juga tapi kalian bisa substitut dengan air biasa. Perhatikan jumlah airnya ya, kalau tidak maskernya akan jadi terlalu encer! Oleskan pada kulit wajah yang bersih dan diamkan selama kurang lebih 5-10 menit sampai masker mengering, ketika mengering kulit akan terasa kencang dan seperti ketarik, kemudian bilas dengan air suam kuku. Tapi jujur di kulit saya ketika proses masker mengering agak terasa gatal tapi setelah dibilas hilang gatalnya. Setelah dibilas, kulit akan terasa bersih dan matte (karena salah satu fungsi clay untuk menyerap minyak) dan kalian bisa lanjut penggunaan skincare lainnya. Masker ini recommended bagi yang sering terpapar polusi, debu, dan sebagainya, karena membantu membersihkan pori-pori kalian! Untuk hasil maksimal bisa pakai masker 2-3x seminggu.


ketika maskernya mengering maka akan seperti itu


Sacre Skin Calendula Buttermilk Soap

Jujur ya, kalian tau ga ada makanan dengan jenis sauce buttermilk? Duh saya baca nama calendula buttermilk soap jadi ngidam pengen makan! Chicken buttermilk? Salty Sam? Nama sabun ini mengingatkan saya pada makanan itu hahahaha. Oke, kata "milk" selalu menarik perhatian saya, mau dalam bentuk apapun kalau ada tulisan milk saya pasti tertarik. Di bayangan saya susu itu seperti mewah, luxurious, enak, pokoknya sesuatu yang oke banget.

Sebelum sempat mencoba sabun ini, saya sudah lihat dari pricelist Sacre Skin mengenai sabun ini dan saya ngiler baca namanya haha. Tapi berhubung saya ada sabun lainnya saya belum sempat akhirnya beli sabun ini, but thanks to Tiffany, the owner of @tiff_body, saya jadi bisa cobain sabun inceran saya ini!

Sabun ini packagingnya cakep banget, simple tapi menarik. Ilustrasi bungan calendula dan perpaduan warnanya pas dan bikin sabun ini kelihatan mahal, nyatanya nggak lho, sangat terjangkau. Seperti namanya, sabun ini punya kandungan calendula yang lagi-lagi bagus untuk menenangkan kulit. Calendula juga jadi salah satu bahan baku yang baik untuk kulit berjerawat. Sayangnya, ketika saya tes pH level dari sabun ini ternyata sabun ini memiliki pH 8-9 yang mana sabun ber-pH tinggi saya hindari untuk muka. Jadi saya hanya coba sebagai sabun badan saja.
   




Size: 50 gr

Kandungan: Calendula, Olive oil, Coconut oil, Shea Butter, Castor oil, Almond oil, Chamomile, Water, Buttermilk, NaOH, White Kaolin Clay

Sabun ini mungkin karena kandungan oilnya yang banyak, ketika dibasahi rasanya filmy (foto tekstur seperti berikut) tapi ternyata ketika dipakai mandi dan dibilas kulit terasa agak kesat. Saya juga belum bisa berkata apa-apa mengenai efek dari kandungan yang terdapat pada sabun ini. Bagi saya sendiri sabun batangan agak risky digunakan, selain penempatannya yang sulit dan menjadikannya kurang higienis, sabun batang juga mudah habis apabila sering terkena air.




Sacre Skin Rose Water 

Nah yang terakhir ini adalah holygrail item-nya banyak orang! Sacre skin Rose Water ini merupakan 100% distilled pure & organic rose water yang punya banyak fungsi seperti:
- menenangkan kulit 
- mengurangi kemerahan pada kulit atau kulit yang iritasi
- meminimalisir pori-pori
- bisa digunakan sebagai makeup remover
- melembabkan kulit
- menyeimbangkan pH kulit
Rose water ini memiliki wangi bunga mawar tanpa ditambahi wangi-wangian artificial, berwarna transparan, dan teksturnya cair persis seperti air hanya wangi mawar. Daridulu sebetulnya air mawar memang sudah terkenal banyak khasiatnya bahkan mama saya juga pakai lho. Untuk pengalaman yang lebih baik, kalian bisa simpan rose water ini dikulkas sehingga ada efek cooling ketika digunakan.



Size: 100 ml

Dari segi packaging, rose water ini cukup aman dibawa travelling berhubung model tutupnya pet seperti pada foto atau kalau ingin lebih aman bisa diselotip. Untuk botolnya sendiri dari plastik, ringan, dan cukup tebal. Desain yang minimalis mempercantik packaging rose water.

Rose water ini saya pakai untuk campuran masker Fleur de Terre tapi bisa juga sebagai toner di pagi hari dengan penggunaan kapas. Wangi mawar akan perlahan menghilang setelah digunakan. Tips saya lainnya selain menjadi toner adalah sebagai soothing mask. Caranya pakai kapas tipis (bisa dibeli di Miniso atau Copia), bubuhkan rose water pada kapas tersebut, dan diamkan pada wajah kurang lebih  3 menit -> metode ini disebut juga CSM/ Chizu Saeki Method. Kulit akan jadi lembab dan lebih tenang setelah 3 menit, lalu tepuk sebentar dan kemudian bisa dilanjutkan skincare lainnya.

Nah kira-kira itu review saya tentang produk dari Tiff Body dan Sacre Skin. Which one is your favorite Tiff Body/Sacre Skin products? :)



xx
Graciella // @gegeciella
Check my channel : https://linktr.ee/gegeciella

{ #gegeciellaskincare }


Thursday, 2 August 2018

[REVIEW INDONESIA] Lacoco Aloe Vera Soothing Mist

Halo semua!
Kali ini saya mau bahas produk kedua dari salah satu brand lokal, Lacoco en Nature. Lacoco ini merupakan brand dari Yogyakarta. Sebelum saya akhirnya nyobain produk dibawah ini, saya sudah dengar beberapa teman saya ngomongin merk ini dan yang terkenal adalah si Watermelon Glow Masknya. Namun setelah ngobrol dengan Kak Nada dari tim Lacoco, Kak Nada menyarankan kedua produk ini, apalagi si Aloe Vera Soothing Mist cocok untuk kulit berjerawat seperti saya. Sedikit pengenalan mengenai brand Lacoco, dilansir dari website resmi https://www.lacoco.co.id/

Bagi kalian yang belum baca review saya mengenai Lacoco Hydrating Divine Essence bisa cek kesini.






Lacoco Aloe Vera Soothing Mist



Aloe Vera Soothing Mist merupakan perawatan wajah yang serbaguna. Dapat digunakan untuk membersihkan wajah di pagi hari maupun malam hari, dapat juga membersihkan sisa makeup pada wajah. Aloe Vera Soothing Mist juga dapat digunakan sebagai toner, eksfoliator, sekaligus pelembap yang digunakan sehabis mencuci muka. Dapat juga digunakan sebagai alas makeup, dan setelah selesai makeup untuk mendapatkan hasil makeup yang halus.
Aloe vera atau lidah buaya yang menjadi kandungan utama pada soothing mist ini berfungsi untuk melembapkan kulit wajah. Kulit yang lembap akan memberikan efek wajah yang sehat, dan terhindar dari minyak berlebih serta pengelupasan. Lidah buaya juga berfungsi untuk menenangkan kulit dan mencegah terjadinya iritasi pada kulit. Fungsi lainnya yaitu mencegah timbulnya tanda penuaan seperti garis halus dan keriput. Kulit yang lembap akan terhindar dari gejala penuaan dini. Aloe Vera Soothing Mist juga mengandung lavender untuk membantu melembapkan kulit wajah.
Sementara fungsi untuk membersihkan dan eksfoliasi didapat dari kandungan willow bark. Willow bark mampu mengangkat sel kulit mati pada wajah. Pengangkatan sel kulit mati tersebut membuat kulit menjadi lebih bersih dan bercahaya. Wajah yang terhindar dari sel kulit mati juga akan menerima dan menyerap perawatan lainnya dengan baik. Fungsi lain dari eksfoliasi adalah untuk membersihkan komedo, mencegah jerawat, menghaluskan kulit, dan mempercepat proses regenerasi sel. Aloe Vera Soothing Mist juga mengandung bahan aktif polyglutamic acid yang dapat memberikan kelembapan ekstra dan meningkatkan elastisitas kulit, melindungi kulit dari agresi udara, dan mempertahankan tingkat pH yang sesuai untuk kulit.  - sumber: www.lacoco.co.id


Kandungan?
Water, Glycerin, Butylene Glycol, Aloe Barbadensis Leaf Juice, Lavandula Angustifolia (Lavender) Extract, Jeju Lava Seawater, Portulaca Oleracea Extract, Salix Alba (Willow) Bark Extract, 1,2-Hexandiol, Phenoxyethanol, Lactic Acid, Polyglutamic Acid, Tetrasodium EDTA, Ethylhexylglycerin, Brassica Campestris (Rapeseed) Flower Extract, Camellia Japonica Flower Extract, Centaurea Cyanus Flower Extract, Cosmos Sulphureus Flower Extract, Magnolia Kobus Flower Extract, Narcissus Pesudo-Narcissus (Daffodil) Flower Extract, Rosa Hybrid Flower Extract, Decyl Glucoside 

BPOM: NA18181201567

Volume: 100 ml

Cara pakai?
Sebagai toner dan alas makeup; Arahkan botol 10-15 cm dari wajah, semprotkan pada wajah yang bersih dan kering. Untuk hasil maksimal gunakan LACOCO Hydrating Divine Essence setelahnya.  

Sebagai pembersih; semprotkan pada kapas dan usap perlahan pada wajah ke arah atas sebelum mencuci muka.  

Sebagai penyegar: Arahkan botol 10-15 cm dari wajah, dan semprotkan pada wajah saat dibutuhkan.  






Dari segi packaging, hampir mirip dengan Lacoco Hydrating Divine Essence, bedanya kali ini mist dikemas dalam botol bening sehingga dapat terlihat produk sudah habis berapa banyak sedangkan Lacoco Hydrating Divine Essence kemasannya benar-benar tertutup jadi tidak ketahuan sudah sejauh mana produk dipakai. Mist ini juga memiliki pump yang bedanya adalah punya daya semprot yang cukup kuat (lihat foto) tapi menurut saya arah semprotan mist ini agak sedikit menghadap bawah sehingga sudut semprot saya sering kali meleset. Botol mist ini tidak berat dan penampakannya ramping sehingga memungkinkan dibawa kemana-mana. Saya suka banget sih dengan mist ini dan menurut saya this is my go-to facial mist to instant hydrate and cool my skin down.

Ets, tapi sebetulnya mist ini multifungsi lho. Bisa jadi pilihan quick fix untuk makeup remover dan juga karena mengandung aloe vera, mist ini termasuk makeup remover yang gentle. Tips saya, kalau ingin reapply sunscreen/makeup, bisa hapus dengan mengusap kapas yang disemprot mist ini lalu kemudian bilas dengan air, tinggal direapply deh! Simple kan?
Selain itu saya suka pakai mist ini untuk menghapus minyak dan kotoran yang menempel, apabila saya berada di rumah seharian tidak menutup kemungkinan muka saya bebas debu kan? Nah contohnya seperti foto dibawah ini.



Berhubung isinya yang hanya 100 ml, jujur ini saya sayang-sayang pakainya. Tapi sudah disayang-sayang aja sudah tinggal setengah dong :') Saya suka banget dengan mist ini, efek coolingnya dapet kalau lagi cuaca panas, terus juga untuk instant hydration ini bisa jadi pilihan dan karena bentuknya spray sangat nyaman digunakan!! Saya sudah pakai selama hampir sebulan, jujur saja tapi di minggu kedua pemakaian saya sudah ga bisa lepas dari mist ini, iya seenak itu buat kulit saya. Berikut saya lampirkan foto before - afternya ya.

perhatikan baik-baik perbedaannya

Sengaja untuk mist ini saya tidak buat first impressionnya dulu, karena umumnya mist memang untuk instant cooling. Setelah saya pakai secara rutin, saya merasa kulit saya terhidrasi dan karena kebetulan toner saya yang biasanya habis, saya pakai mist ini sebagai hydrating toner saya. Mungkin karena saya juga memakai skincare products lainnya yang untuk menghidrasi dan melembabkan, saya merasa Lacoco Aloe Vera Mist ini sudah cukup bagi kulit kombinasi saya. Tidak hanya itu, kadang saya juga menggunakan mist ini setelah makeup sebagai refresher/ setting spray. Kelebihannya, mist ini diklaim dapat mengurangi jerawat, saya tidak tahu apa memang berefek begitu di saya, tapi selama pemakaian memang tidak ada reaksi negatif apa-apa, tidak membuat adanya tumbuh jerawat baru atau memperparah jerawat saya. Kekurangannya, saya merasa harganya agak mahal untuk ukuran 100 ml. Kesimpulannya, saya sangat senang dengan produk ini dan kalian boleh cek yuk produk Lacoco lainnya juga!


Harga? Rp 230.000

Beli dimana? www.lacoco.co.id atau ke Instagram @lacoco.id






xx
Graciella // @gegeciella
Check my channel : https://linktr.ee/gegeciella